Ajaran Tentang Hal Manusia

Asal usul manusia .

Asal usul manusia menurut pandangan dari Paguyuban Purnomo Sidi , terjadi atas kehendaknya Tuhan Yang Maha Esa sendiri , berawal dari terjadinya proses alam semesta yang telah dikehendaki oleh Tuhan Yang Maha Esa maka diciptakanlah makhluk hidup di dunia ini , ialah manusia yang pertama yang diciptakan atas kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa adalah Nabi Adam ( seorang manusia laki – laki ) sebagai Bapak pertama dan Hawa ( seorang manusia perempuan ) sebagai Ibu pertama ( Bapa Adam dan Ibu Hawa ) .

Manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan bentuk badan yang sempurna dan indah , yang dinamai badan wadag , serta dilengkapi dengan nyawa (atau) sukma di dalam badan , sehingga manusia itu dapat hidup dan bergerak atas ijin dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa .

Setelah adanya kehidupan dua jenis manusia laki – laki dan perempuan itu yang sudah diatur atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa , yang seterusnya berpasangan membentuk kehidupan bersama ( bebrayan ) untuk melahirkan generasi penerus ( berkembangnya ) manusia di dunia , dalam proses kelahiran manusia itu adalah juga kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa .

Badan wadag yang disebut raga terdiri dari empat unsur , ialah unsur api , unsur angin , unsur air dan tanah , dan badan halus disebut sukma , dengan atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa yang menurunkan benih anak adalah dari Bapak ( laki – laki ) dan Ibu ( perempuan ) selanjutnya berproses di dalam kandungan sang ibu .

Sukma adalah Roh Suci yang masuk ke dalam raga , sebelum Roh Suci lahir ke dunia masuk ke dalam raga masih berada di Alam Roh , setelah roh masuk ke dalam raga , maka menjelmalah menjadi sukma yang memberikan kehidupan pada si jabang bayi , setelah genap umurnya di dalam kandungan sang ibu kurang lebih sembilan bulan lamanya , lahirlah si jabang bayi itu sebagai manusia baru di dunia .

Dalam kenyataanya tersebut di atas , Bapak dan Ibu merupakan penerus dari kehendak Tuhan Yang Maha Esa , sehingga manusia yang disebut anak itu sudah sepantasnya harus berbakti dan tunduk serta hormat kepada bapak dan ibunya ( atau ) orang tua yang melahirkannya .

Struktur manusia .

Struktur manusia dibagi atas dua bagian yang dinamakan Jasmani dan Rohani.

JASMANI :
Merupakan badan wadag yang disebut raga , terjadi dari empat unsur , ialah unsur api , unsur angin , unsur air, dan tanah yang dapat terlihat oleh mata serta dapat diraba dengan tangan , seterusnya dari keempat unsur itulah yang membentuk menjadi jasmani manusia .

ROHANI :
Merupakan badan halus yang tidak dapat terlihat oleh mata , mempunyai suatu daya cipta , daya rasa , dan karsa , atas berpadunya daya – daya itu dari sukma dan nyawa serta jiwa , sehingga manusia mempunyai sifat , nafsu , watak , naluri untuk menghidupi raga menjadi kepribadian manusia, jadi manusia mempunyai kejiwaan itu selama manusia masih hidup dengan badan wadag atau jasmaninya .
Daya hidup manusia dimotori ( digerakkan ) oleh cipta, rasa, serta karsa sehingga manusia dapat hidup dengan menggunakan akalnya serta nafsu yang mempunyai daya penggerak sebagai manusia hidup .

Akhirnya jasmani dan rohani merupakan perpaduan satu sama lain yang tidak mungkin dapat dipisahkan dan merupakan sebagai wujud dari manusia hidup secara nyata dan ini merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling agung dan sempurna dibandingkan dengan mahluk lain ciptaan Tuhan sepertinya binatang dll .

Sifat manusia .

Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna dan mempunyai ciri sifat – sifat tertentu yang berbeda dengan mahluk lain ciptaan Tuhan , kesempurnaanya dilengkapi dengan akal atau pikiran serta juga diberi ciri sifat – sifat yang baik dan buruk .

Manusia yang mempunyai sifat baik merupakan cerminan dari sifat rohani , yang antara lain : sifat rendah hati , sifat welas asih , sifat jujur dan adil, sedangkan sifat buruk merupakan juga cermin sifat jasmani yang antara lain : sifat iri serta dengki , tamak dan serakah , bahkan masih banyak lagi.

Di samping sifat – sifat yang baik dan buruk itu cerminan dari sifat rohani dan jasmani , seorang manusia juga mempunyai sifat – sifat yang dipengaruhi oleh keempat unsur yaitu :

 

1. Sifat dari unsur api , berwarna merah yang merupakan sumber dari panas atau sumber dari Nafsu Amaroh.

2. Sifat dari unsur angin , berwarna ke kuning – kuningan yang merupakan sumber dari nafsu keinginan atau nafsu Sufiyah.

3. Sifat dari unsur air , berwarna putih yang merupakan sumber (kesegaran) dari nafsu kebaikan atau nafsu Mutmainah.

4. Sifat dari unsur tanah , berwarna hitam yang merupakan yang merupakan sumber nafsu tamak , serakah ( nafsu aluamah ).