Pedoman Pelaksanaan Penghayatan

Pada hakekatnya tujuan penghayat selaras dengan tujuan hidup manusia, ialah mendapatkan suatu kebahagiaan lahir dan batin, dalam kesempurnaan hidup di dunia, dan di alam kelanggengan nantinya juga.

Bagi warga Paguyuban Purnomo Sidi mempunyai pedoman sebagaii pelaksanaan penghayatan seperti berikut di bawah ini :

a.   Tahap Persiapan :
  • Harus suci jasmani dan rohani
  • Ada niat secara tulus dan ikhlas, karena dengan keikhlasan itu akan dapat menyatukan cipta, rasa dan karsa yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Hening dalam pikiran
b.  Tahap Pelaksanaan :
  • Dilakukan dengan sikap yang sesuai tata cara budaya jawa.
  • Menghilangkan perasaan duniawi
  • Menyatukan cipta, rasa, dan karsa, yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa (dalam rasa nelongso).
  • Permohon kepada Tuhan Yang Maha Esa yang mendalam.

Dalam permohonan yang mendalam, seorang penghayat akan memperoleh cahaya terang atau petunjuk yang berupa bisikan atau perlambang dari Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan tingkatan kemampuan pribadi yang dapat dicapai oleh penghayat yang bersangkutan

c.  Tingkatan -tingkatan dalam penghayatan.

Paguyuban Purnomo Sidi mempunyai suatu tingkatan-tingkatan dalam kemampuan pribadi yang dapat dicapai oleh warga Paguyuban Purnomo Sidi. Setiap warga Paguyuban Purnomo Sidi hanyalah menjalankan kewajiban-kewajiban sesuai dengan tuntunan dan ajaran dari paguyuban.

Kemajuan dan tingkatan yang dicapai dari pelaksanaan penghayatan hanya dapat dirasakan oleh penghayat sendiri, akan terlihat dari sikap, tingkah laku, dan perbuatan – perbuatan sehari – harinya dalam bermasyarakat.